UMM Undang Denni Puspa Purbasari Sebagai Pemateri Kuliah Tamu

KAMPUS, Malangpost.id – Pentingnya program prakerja guna meningkatkan kualitas tenaga kerja di Indonesia. Sumber daya tenaga kerja di Indonesia ini masih belum cukup memumpuni, dapat dilihat dari data Badan Pusat Statistik pada periode Agustus 2020 jumlah angka pengangguran meningkat 2,67 juta orang. Selain dikarenakan adanya pembatasan kerja akibat Pandemi Covid-19, juga disebabkan dengan adanya keterbatasan lapangan kerja dan skill yang dimiliki.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan kuliah tamu dengan topik pembahasan “Program Kartu Prakerja dan Tantangan Kerja di Masyarakat” (09/04). Dihadiri langsung oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari Ph.D.

Tantangan Pekerja di Masa Depan

Dilansir dari umm.ac.id, masalah utama ketenagakerjaan di Indonesia ini dikarenakan terbatasnya lapangan pekerjaan dan skill gap. Denni menjelaskan bahwa tahun 2030 merupakan berakhirnya bonus demografi Indonesia, namun belum adanya peningkatan kualitas tenaga kerja di Indonesia.

Menurut data Badan Pusat Statistik 2019 dari 135 juta usia kerja di Indonesia, 90% belum pernah mengikuti pelatihan bersertifikasi. Sebanyak 22% penduduk usia muda di Indonesia ini sedang tidak bekerja, menempuh pendidikan dan menjalani pelatihan, sehingga dapat tercatat pada golongan penduduk pengangguran.

Baca juga : Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Korban Gempa Di Kabupaten Malang, Ini Yang Dilakukan Mobil KaCa UMM

“Banyak yang mengeluh produktivitas para pekerja di Indonesia kurang begitu baik. Hal ini terjadi karena pekerja dan pengusaha kurang peduli terhadap pentingnya pelatihan untuk meningkatkan kemampuan. Dengan pelatihan yang diadakan oleh prakerja, masyarakat bisa berinvestasi dengan meningkatkan keterampilan. Ketika kemampuan meningkat maka produktivitas, gaji dan jabata akan turun meningkat,” tutur Denni dalam mengisi acara kuliah tamu.

Kartu Prakerja menjadi salah satu solusi

Program kartu prakerja ini nantinya tidak hanya menyasar masyarakat yang belum kerja saja, tetapi yang sudah memiliki pekerjaan juga menjadi salah satu sasaran program ini. Guna untuk meningkatkan kualitas skill dan produktivitas para tenaga kerja di Indonesia.

“Indonesia memiliki banyak masalah terkait ketenagakerjaan, salah satunya adalah keterampilan para pekerja. Prakerja hadir dengan visi untuk membangun kompetensi masyarakat Indonesia agar dapat bersaing. Melihat terobosan baik tersebut, UMM tentu mendukung pemerintah dalam pelaksanaan program kartu ini,” pungkas Denni.

Pada acara kuliah tamu ini tidak hanya mengisi materi saja, namun juga diselenggarakan penandatangan perjanjian kerja sama antara manajemen pelaksana program kartu prkaerja dengan Universitas Muhammadiyah Malang. “UMM nantinya akan terlibat dalam memantau pelatihan program prakerja secara daring,” jelas Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si. selaku Wakil Rektor I UMM.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Rizki

About the Author: Rizki Alfiah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *