Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan Tumbuh 4,4 Persen, PEN Dukung UMKM Berkembang Kala Pandemi

TRENDING, malangpost.id- Bank Dunia (World Bank) memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh 4,4 persen tahun ini. Hal ini tertuang dalam laporan terbaru “Indonesia Economic Prospects” periode Juni 2021. Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia Habib Rab menjelaskan ketidakpastian masih sangat tinggi tahun ini. Masalahnya, kasus pandemi covid-19 semakin meningkat di berbagai negara. Penilaian tersebut dilihat berdasarkan makro ekonomi, dikarenakan adanya margin ketidakpastian yang cukup tinggi

Prediksi Bank Dunia dalam laporan terbarunya tak berubah dari laporan pada Januari 2021 lalu. Hal ini berarti, Bank Dunia tetap optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh positif pada 2021. Sementara, Bank Dunia memproyeksi ekonomi Indonesia kembali seperti sebelum pandemi pada 2022. Habib mengatakan ekonomi Indonesia berpotensi tembus 5 persen tahun depan.

Indonesia terus diingatkan untuk meningkatkan vaksinasi nasional sebagai bentuk jalan keluar atas perekonomian yang terus terdorong jatuh. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen mengatakan ada empat prioritas yang harus dilakukan oleh dunia untuk mendorong ekonomi akibat pandemi covid-19. Pertama, semua negara harus menang dalam perlombaan melawan pandemi covid-19. Kedua, pemerintah harus memberikan subsidi bunga untuk mendorong penyaluran kredit perbankan. Ketiga, pemerintah harus membuat kebijakan dukungan fiskal jangka menengah dan panjang. Keempat, mendukung pengembangan sektor UMKM.

Dilain hal, Staf Khusus Menkop UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Fiki Satari mengatakan, berdasarkan sejumlah survei yang mengkaji dampak program pemulihan ekonomi nasional (PEN) terhadap UMKM dengan salah satunya dilakukan oleh Lembaga Demografi FMB UI, 99 persen UMKM telah terdaftar dan menerima bantuan pemerintah.

Kemenkop UKM tengah mengkaji pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) yang memberi kesempatan UMKM unggulan mendapatkan kredit hingga Rp20 miliar. Tujuannya, agar UMKM lokal tak kalah bersaing di pasar global. Salah satu mitra strategis pemerintah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) memastikan fokus untuk mendampingi UMKM, terlebih dalam akselerasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

abirafdi

About the Author: abirafdi

Menjadi seorang penulis tidak hanya membutuhkan kemampuan dan pengetahuan saja. Passion juga dapat membantu saya untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *