Sate Lalat, Sedapnya Kuliner Gresik!

Makan sate lalat yuk? Seperti apa rasanya kuliner nusantara dari Gresik ini?

KULINER, malangpost.id – Apa yang ada dalam pikiran Anda saat mendengar ajakan untuk makan sate lalat? Anda mungkin berpikir memangnya ada sate dengan nama ini? Ataukah Anda mengira satenya terbuat dari lalat? Bisa jadi, mendengarnya saja sudah membuat Anda bergidik, bukan?

Penasaran seperti apa sih kuliner ini dan kenapa bisa dinamakan seperti ini? Simak yuk informasinya, dijamin Anda pasti ingin mencoba!

Kenapa namanya sate lalat?

Sate merupakan salah satu kuliner nusantara yang sangat terkenal dan banyak variasinya. Kuliner ini merupakan makanan dengan bahan daging yang dipotong atau dicincang dan ditusuk. Kemudian daging dibakar menggunakan arang hingga matang. Sate umumnya disajikan dengan bumbu kacang atau kecap.

Nah, kalau sate lalat atau sate laler sebenarnya sate yang terbuat dari daging kambing muda. Jadi, bukan lalat yah! Kuliner khas ini merupakan salah satu makanan favorit yang wajib Anda coba saat berkunjung ke Kabupaten Gresik. Peminatnya pun sangat beragam, mulai dari masyarakat biasa, artis, hingga pejabat.

Kalau biasanya Anda menikmati sate dengan porsi daging yang cukup tebal, sate ini sedikit berbeda. Ukuran daging kuliner khas ini dipotong kecil seukuran lalat, karena itu mendapat nama sate lalat. Dengan tekstur daging yang kenyal dan empuk, sate mudah dikunyah.

Nikmatnya sate lalat membuat ketagihan

Perpaduan daging kenyal dan empuk ditambah bumbu kacang, dijamin Anda akan ketagihan mencobanya! Dengan ukurannya yang kecil, satu tusuk sate bisa ludes dalam satu gigitan. Tentunya, Anda bisa menyantap sate 2-3 tusuk sekaligus.

Satu porsi sate disajikan sampai 20 tusuk, jadi Anda akan puas dengan penyajian porsi yang banyak ini. Banyak penikmat sate laler betah mencicipi kuliner ini karena porsinya. Bisa jadi, makan satu porsi tidak akan cukup.

Karena bentuknya yang kecil, sate lalat tidak menggunakan tusuk dari irisan bambu. Penjual menggunakan lidi sebagai tusuk sate karena lebih ramping, sehingga mudah untuk ditusukkan ke potongan daging yang kecil.

Tambah nasi hangat atau lontong, lebih nikmat!

Proses pembakaran sate lalat sudah pasti lebih cepat dibandingkan sate lainnya karena ukurannya yang kecil. Tentu saja, daging sate tetap terpanggang sempurna hingga matang. Kalau membeli sate ini, Anda tidak butuh waktu lama menunggu hingga sate dihindangkan.

Jadi, pilihan sate lalat sangat cocok bagi Anda yang sudah lapar dan ingin hidangan sate yang cepat. Dengan hidangan sate yang masih panas dengan racikan bumbu kacang, kecap, dan cabai, tentu lebih nikmat jika ditambah dengan nasi hangat. Atau makan dengan tambahan irisan lontong kecil-kecil? Pastinya bikin nagih!

Bagaimana, menggugah selera bukan kuliner khas nusantara yang satu ini? Para penikmat sate lalat kebanyakan berasal dari kota sekitar Gresik seperti Tuban, Surabaya, dan Lamongan.

Kalau Anda berkunjung ke Gresik, jangan lupa yah mampir untuk mencoba kuliner satu ini! Warung sate yang cukup terkenal ada di Alun-alun Kecamatan Sidayu milik Nur Yanto. Warung ini hanya buka malam hari, mulai pukul 18.00 hingga 22.00. Jadi, jangan sampai kehabisan!

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru.~ travel to fulfill your soul ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close