Gelar Sidang Senat, UIN Maliki Malang Ajukan 7 Calon Guru Besar

KUPASEDU, Malangpost.id – Rabu (31/3) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan sidang senat dalam rangka memberikan pertimbangan kenaikan pangkat dan jabatan. Dalam sidang senat ini, terdapat tujuh pengajuan guru besar dengan rincian dua orang lektor yang mengajukan diri menjadi guru besar dan lima lektor kepala yang mengajukan diri menjadi guru besar. Selain tujuh pengajuan guru besar tersebut juga terdapat pengajuan enam lektor untuk menjadi lektor kepala.

Hal ini sebagaimana disampaikan Rektor UIN Maliki Malang, Prof. dr. H. Abdul Haris. M.Ag yang ditemui di lantai 4 gedung rektorat UIN Maliki Malang seusai kegiatan.

“Dari lector ke lector kepala ada enam, dari lector kepala ke guru besar ada lima, dari lector ke guru besar ada dua” Ujar Rektor UIN Malang kelahiran Lamongan 21 Oktober 1962 tersebut.

Terkait kenaikan pangkat sendiri, terdapat beberapa yang wajib dipenuhi. Diantaranya ialah wajib memiliki karya ilmiah yang terindeks Scopus. Lebih lanjut Haris menjelaskan, bagi para lektor yang mengajukan kenaikan jabatan menjad Lektor kepala wajib memiliki paling tidak satu karya ilmiah yang telah terindeks Scopus. Sedangkan bagi mereka yang mengajukan diri untuk menjadi guru besar, memiliki kewajiban minimal empat karya ilmiah yang telah terindeks Scopus.

“Bagi yang lector kepala itu cukup satu, untuk lector ke guru besar itu minimal 4.” Lanjut Haris.

Proses selanjutnya setelah seluruh persyaratan terpenuhi, maka akan masuk ke tahap pengusulan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia.

Hingga saat ini, UIN Maliki Malang telah memiliki 45 prodi. Sedangkan guru besar UIN Maliki Malang sendiri belum secara merata terdapat di seluruh prodi. Bahkan, menurut Haris, idealnya di setiap prodi terdapat dua guru besar. Sehingga, seharusnya UIN Maliki Malang memiliki 90 guru besar. Hal ini yang kini terus dikejar untuk dikembangkan oleh UIN Maliki Malang.

Baca Juga : Ini Permintaan Sema UIN Maliki Untuk Bacarek Periode 2021 – 2025

“Mengapa ini kita kejar, karena UIN Maulana ini besar. Dan harus dikuatkan di SDM nya.” Tegas Haris.

Dalam pandangan Haris, SDM memanglah hal yang paling dibutuhkan dalam hal pengembangan perguruan tinggi itu. Sehingga pihaknya untuk saat ini benar-benar menggenjot pengembangan SDM UIN Maliki Malang.

“Bukan berarti meremehkan infratruktur yaa, tapi yang paling pokok justru SDM nya.” Tukas Haris.

Menurut Haris, pengembangan SDM ini akan berpengaruh langsung terhadap mahasiswa. Haris beranggapan, bila mahasiswa berkualitas maka alumninya pun juga akan berkualitas. Sehingga para alumni UIN Maliki Malang diharapkan dapat menjadi orang yang berprofesi sebagai ahli sesuai dengan pilihan bidangnya masing – masing.

“SDM yang paling penting harus ditata, dikembangkan diarahkan sesuai kompetensi masing-masing.” Lanjut Haris

Dalam waktu dekat, UIN Maliki Malang diharapkan akan memiliki tambahan guru besar. Dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan, Haris menyampaikan akan ada lagi beberapa SK guru besar yang turun sehingga akan menambah komposisi guru besar di UIN Maliki Malang.

“Saya berharap tanggal lima mei, ada lima guru besar lagi.” Tutup Haris.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Bryan

About the Author: Bryan Satriya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close