Atlet Taekwondo ITN Malang Borong Enam Medali di Turnamen Internasional

KAMPUS, Malangpost.id – Tim taekwondo Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, terus mempersembahkan prestasi untuk kampus.

Belum lama borong medali di kejuaraan nasional “Indonesia Best of The Best Maluku Nasional Poomsae & Speedkicking Taekwondo Championships 2021”, pada April lalu.

Kini mereka kembali membawa pulang medali dalam ajang Internasional E-Poomsae Tournament 2021 Bandung, yang terlaksana pada Sabtu (26/6) dan Minggu (27/6) secara virtual.

Dalam turnamen kali ini, tim taekwondo ITN mampu merebut total enam medali. Terdiri dari dua emas, satu perak dan tiga perunggu.

Medali emas disumbangkan oleh Muhammad Fikri Ardiansyah (Arsitektur) untuk kategori Poomsae Individual Senior Male Taegeuk 1, dan Ahmada Itmamunnafi’ (Teknik Informatika) dalam kategori Speedkicking Senior Male.

Kemudian untuk medali perak diamankan oleh Bernika Natasya Ifada mahasiswa (Teknik Lingkungan) dalam kategori Poomsae Individual Senior Female Taegeuk 7.

Baca juga : Dua Mahasiswa ITN Malang Sabet Juara 1 di Architecture Rendering Competition Acsent 2021

Sedangkan tiga medali perunggu direbut oleh Rocky Abraham Yunior Tuka (Arsitektur), kategori Speedkicking Senior Male. Kemudian Vincentius A Paulo (Teknik Elektro) di kategori Speedkicking Senior Male.

Serta juga Reva Nabila Putri (Teknik Lingkungan), membawa pulang medali perunggu kategori Speedkicking Senior Female.

Nenny Roostrianawaty MT. Selaku Kepala Humas ITN Malang, mengapresiasi capaian para atlet berprestasi tersebut.

Dia merasa bangga, dengan capaian ini menandakan mahasiswa ITN tidak hanya berkiprah dalam bidang teknologi. Namun juga olahraga.

Menurutnya, enam atlet berprestasi ini juga akan mendapatkan apresiasi dari pihak kampus. Dengan adanya apresiasi dari kampus tersebut ia harapkan bisa menstimulus lahirnya prestasi-prestasi lainnya.

“Yang jelas pasti ada penghargaan dari ITN Malang untuk mahasiswa hebat berprestasi,” ungkapnya

Bersyukur Atas Pencapaian yang Diperoleh

Sementara itu, Ahmada Itmamunnafi’ peraih medali emas merasa bersyukur atas pencapaian yang berhasil diperoleh. Tidak lupa dia juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada mereka yang senantiasa mendukung dalam kejuaraan.

“Turnamen di Maluku tahun 2021. Saya dapat perak. Setelah itu saya terus berlatih. Alhamdulillah sekarang dapat medali emas,” ujar mahasiswa asal Blitar ini

Untuk mendapatkan medali ini, dirinya mengaku harus berusaha keras dengan cara berlatih secara kontinu selama dua bulan menjelang kejuaraan. Sehingga ketika kejuaraan, ia berhasil melakukan 10 kali tendangan bervariasi dalam kurun waktu 1 menit.

Baca juga : Tangkap Peluang, ITN Malang Buka Prodi Bisnis Digital

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua UKM Taekwondo ITN Malang, Bernika Natasya Ifada peraih medali perak. Selain bersyukur dia juga bangga terhadap pencapaian timnya di kancah internasional.

“Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras kita bersama, dan juga dukungan dari kampus,” ungkapnya

Bandung International E-Poomsae Tournament 2021 merupakan sebuah ajang turnamen yang diikuti sebanyak 1850 peserta dari 16 Negara, dan dibagi menjadi dua kategori yakni Poomsae dan Speedkicking.

Dalam ajang ini UKM Taekwondo ITN Malang mengirimkan enam mahasiswa untuk ikut dalam dua kategori tersebut, hebatnya mereka semua memperoleh medali.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *