Siapa Tak Kenal Joko Anwar? Sutradara Sekaligus Produser Film Ekstrim Ini Akan Rilis Film Baru di 2021

SOSOK, malangpost.id – Buat penggemar film horor, tentu sudah tidak asing lagi dengan film-film garapan Joko Anwar. Sutradara, penulis skenario, dan produser ini telah menghasilkan beberapa film dan meraih beragam penghargaan. Beberapa film arahan pria kelahiran Medan, 3 Januari 1976 ini diantaranya Janji Joni, Kala, Gundala, dan Pintu Terlarang. Tidak ketinggalan film Pengabdi Setan yang membuat namanya semakin melejit.

Bahkan, film arahan Joko Anwar yang rilis di 2019, Perempuan Tanah Jahanam, akan mewakili Indonesia di ajang Academy Awards ke-93 atau Oscar 2021. Film yang rilis di 2019 ini telah melanglang buana ke beberapa festival film dunia seperti Sitges Film Festival, Sundance Film Festival, dan Bucheon International Fantastic Film Festival.

Tidak berhenti di situ, Perempuan Tanah Jahanam juga memecahkan rekor sebagai film dengan nominasi terbanyak di Festival Film Indonesia (FFI) 2020 lalu, dengan memborong 17 nominasi.

Film terbaru Joko Anwar

Kabarnya, di 2021 ini Joko Anwar akan rilis film terbaru. Pada 3 Januari lalu, Joko Anwar menggungah poster film di akun Instagram pribadinya. Film dengan judul Remarkable Things During a Killing kembali menampilkan Ario Bayu sebagai salah satu pemeran. Film ini merupakan sekuel dari film A Copy of My Mind (ACOMM) yang rilis pada 2015 lalu.

Warganet menyambut kabar tersebut dengan antusias dan tidak sabar menanti film Remarkable Things During a Killing rilis di 2021 ini. Menurut Joko, film ini masih tentang kehidupan di Jakarta. Ceritanya akan berfokus pada sosok Ario Bayu, the hitman di ACOMM. Namun sayang, belum banyak informasi atau teaser mengenai film ini.

Biografi singkat Joko Anwar

Lahir di Medan, Sumatera Utara, Joko Anwar sudah menyukai dan akrab dengan film sejak kecil. Saat di bangku SMP, ia sudah menyutradarai pertunjukan drama di sekolahnya. Begitu juga saat di bangku SMA, ia menulis dan membuat sebuah film pendek.

Lulusan SMA Negeri 1 Medan ini sempat bersekolah di Wheeling Park High School, Amerika Serikat. Ia kemudian kembali ke Indonesia dan melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Penerbangan.

Meskipun orangtuanya tidak mampu membiayanya di sekolah film, hal ini tidak menghentikannya untuk mengulik minatnya terhadap dunia film. Setelah lulus dari perguruan tinggi, Joko Anwar bergabung di The Jakarta Post sebagai wartawan. Ia pun kerap menulis artikel tentang kritik terhadap film dan merasa nyaman karena membawanya lebih dekat dengan dunia perfilman.

Karir di dunia film

Karirnya di dunia film dimulai saat ia mendapat kesempatan mewawancarai sutradara dan produser film, Nia Dinata. Nia Dinata kemudian mengajak Joko Anwar ikut andil dalam proyek filmnya yang berjudul Arisan! Film ini sukses dan mendapat penghargaan FFI tahun 2004 dan penghargaan lainnya.

Joko Anwar memulai debutnya sebagai penulis sekaligus sutradara dalam film berjudul Janji Joni. Film bergenre romance comedy yang diperankan oleh Nicholas Saputra dan Mariana Renata ini dirilis tahun 2005. Film ini sukses menjadi box office dan mendapat penghargaan dari dalam negeri. Apresiasi juga didapatkan dari ajang Sydney Film Festival.

Tahun 2007, Joko Anwar merilis film Kala yang ditulis dan disutradarai langsung olehnya. Film ini mendapat pujian dari kritikus film di kancah internasional sebagai film noir pertama di Indonesia dan mengukuhkan nama Joko Anwar di peta film dunia.

‘Kala’ mendapatkan beberapa penghargaan di ajang dunia, diantaranya Jury Prize di New York Asian Film Festival dan Best Film di Berlin Asia Hotshot Film Festival. Film Kala juga diputar di lebih dari 30 festival termasuk di London, Brussels, dan Vancouver.

Selain bekerja sendiri, Joko juga kerap menyumbangkan ide dan kerativitasnya di beberapa film. Ia ikut andil dalam beberapa proyek film seperti Jakarta Undercover dengan sutradara Lance dan Quickie Express yang disutradarai Dimas Djayadiningrat.

Nama Joko Anwar kian melejit melalui berbagai karyanya yang tidak hanya sukses di dalam negeri, namun juga mendapatkan respons positif dan penghargaan di berbagai festival film di luar negeri. Mulai dari Pintu Terlarang, Modus Anomali, Gundala, A Copy of My Mind, Pengabdi Setan, hingga film terakhir yang dirilis pada 2019 Perempuan Tanah Jahanam.

Hingga saat ini, Joko Anwar sudah menghasilkan karya dengan total 17 film dan beberapa cerita pendek. Tidak hanya terkenal dengan karyanya, sosok multitalenta ini juga pernah berperan sebagai aktor dalam beberapa film, antara lain Arisan!, Berbagi Suami, Galih dan Ratna, serta Ave Maryam. (ds3)

Filmografi

2003            Biola Tak Berdawai
                Arisan!
2004            Ajang Ajeng
2005            Janji Joni
2007            Jakarta Undercover        
                Kala
                Quickie Express
2008            fiksi.
2009            Pintu Terlarang
2012            Modus Anomali
2015            A Copy of My Mind
2017            Stip & Pensil
                Pengabdi Setan
2019            Orang Kaya Baru
                Gundala
                Perempuan Tanah Jahanam
                Ratu Ilmu Hitam
Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru.~ travel to fulfill your soul ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close