Pokdarwis Desa Jatirejoyoso Gali Potensi Wisata

KANJURUHAN, Malangpost.id – Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) merupakan unsur dalam masyarakat yang berperan dan berkontribusi guna mengembangkan pariwisata pada suatu daerah.

Oleh karena itu, daerah yang sudah memiliki Pokdarwis biasanya mampu memanfaatkan potensi yang ada untuk membentuk objek wisata tertentu.

Pembentukan objek wisata, tentunya memiliki upaya dan strategi masing-masing. Sehingga terbentuknya objek wisata, bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Hal tersebut lantas selaras dengan Pokdarwis yang ada di Desa Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen.

Menggunakan tanah kas desa, Pokdarwis Desa Jatirejoyoso telah berhasil menggali potensi kawasan pertanian dan membentuk objek wisata bernama Taman Refugia Jati.

Ketua Pokdarwis Jatirejoso Mochammad Arifin menyampaikan, landasan bergerak hanya sebatas kepuasan batin untuk mengembangkan desa. Terutama pengembangan di bidang pariwisata.

“Diawal-awal anggota kita kurang lebih ada 30-an orang. Namun seiring berjalannya waktu, sekarang berkurang menjadi 12 orang. Anggota yang tersisa ini adalah mereka yang sudah terseleksi secara alam,” tambahnya

Tantangan Mencari Orang Peduli Pariwisata

Mencari orang yang peduli dengan pariwisata, ungkap Arifin menjadi sesuatu yang sulit. Mengingat para pelaku pariwisata desa tidak mendapatkan apa pun, kecuali rasa senang karena dapat mengabdi demi mengangkat potensi desa yang masih tersimpan.

“Desa-desa di sekitar sini tidak ada unggulan sama sekali. Sedangkan Kecamatan Kepanjen adalah daerah pusat ibukota dan masih banyak wilayah pertanian. Jadi kalau ada desa yang mengangkat pertanian seperti Jatirejoyoso ini, harusnya dari semua lini saling bahu-membahu supaya perkembangan wisata bisa segera terwujud,” kata Arifin

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Urusan Keuangan Desa Jatirejoyoso ini menambahkan, setiap wisata yang berhasil terbentuk dan dikembangkan pasti akan dikunjungi oleh wisatawan.

Mengingat Kepanjen merupakan kawasan pusat pemerintahan yang pasti akan selalu didatangi oleh orang. Baik dari dalam Kabupaten Malang, atau pun orang dari luar kabupaten.

“Kalau kita ingin mengonsep wisata, sebaiknya dari awal sudah ditata dengan sebaik mungkin. Jadi setiap desa harus melakukan survei untuk menggali potensi desanya masing-masing,” ujarnya

Komponen penting selanjutnya, menurut Arifin adalah adanya SDM (Sumber Daya Manusia) yang mumpuni sebagai tim penggerak untuk mengelola potensi desa.

Hal tersebut karena ketika banyak potensi, tetapi SDM tidak mendukung, bisa dipastikan potensi yang ada justru akan menjadi sia-sia.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling hobi jalan-jalan; lebih senang baca novel; suka nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kunjungi Alamat Baru Kami

This will close in 0 seconds