UIN Malang Gelar UM-PTKIN Perdana, Materi Sama Teknis Berbeda

KAMPUS, Malangpost.id – Senin (24/5) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menggelar UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam) 2021.

Dalam UM-PTKIN yang bakal digelar hingga Kamis (27/5) mendatang, setidaknya ada 1.801 peserta yang mengikuti seleksi ujian masuk tersebut.

Dalam UM-PTKIN perdana yang digelar di UIN Maliki Malang ini, Ketua panitia lokal UM-PTKIN UIN Malang Prof Zainuddin menuturkan bahwa setelah sesi pertama selesai, maka akan segera dilanjutkan dengan sesi selanjutnya.

Baca juga : Dorong Kualitas SDM, UIN Malang Gelar Pembinaan Mentan dan Spiritual Virtual

Selain itu, materi yang dimuat memiliki kesamaan dengan UM-PTKIN sebelumnya. Perbedaannya hanya berada pada teknis pelaksanaan, dimana dulu dilaksanakan secara offline. Sedangkan kali ini ujian dilaksanakan secara online.

Dirinya lantas melanjutkan, berkat persiapan yang sebelumnya sudah disiapkan dengan matang oleh panitia, ujian hari pertama dapat berjalan dengan lancar.

Disisi lain, Koordinator Sistem Seleksi Elektronik (SSE) lokal UM PTKIN UIN Malang Imam Ahmad MAg menuturkan, ada 10 ruang yang digunakan dalam setiap sesinya.

Masing-masing ruang berisi 20 peserta, sehingga tiap sesinya bisa diikuti hingga 200 peserta. Kemudian diketahui, penetapan ruang bagi peserta sudah diatur oleh panitia nasional.

“Sudah diatur dan ditetapkan pada setiap ruangan ada satu pengawas dan petugas IT. Lalu yang baru pada sistem ini kan SSE, ada tes baca tulis Al-Quran secara virtual. Kami di sini hanya panitia lokal merupakan kepanjangan tangan panitia nasional,” ujarnya

11 Ribu Peserta Mendaftar UM-PTKIN di UIN Malang

Imam menambahkan, ada sekitar 11 ribu peserta yang mendaftar di UM-PTKIN UIN Maliki Malang. Jumlah tersebut cukup melonjak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang mana sebelumnya ada sekitar 10 ribmenambahka

“Namun untuk yang diterima hanya 1.150, dengan perbandingan satu mahasiswa bersaing dengan beberapa mahasiswa. Untuk peminatnya tetap banyak yang Pendidikan Agama Islam (PAI), sama seperti SPAN PTKIN,” paparnya

Pelaksanaan UM-PTKIN yang diikuti oleh pengawas atau tim monitoring dari panitia pusat tersebut, dibagi menjadi tiga sesi dalam satu hari. Waktu pengerjaan tiap sesinya adalah selama 120 menit.

Sementara itu pengumuman akan dilakukan setelah pembukaan jalur mandiri, yakni pada tanggal 7 Juni 2021.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close