Bagaimana Membuat CV yang Menarik Di Mata HRD?

KARIR, malangpost.id – CV yang menarik menjadi cara Anda ‘menjual diri’ agar HRD (Human Resources Development) lebih memperhatikan CV Anda.

Bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan, tentunya salah satu syarat untuk melamar pekerjaan adalah mencantumkan CV. Umumnya CV menjadi salah satu faktor pertimbangan HRD untuk melakukan seleksi calon kandidat.

Desain CV yang terlalu biasa bahkan buruk bisa jadi karena terlihat monoton, terlalu kaku, atau kreasi terlalu berlebihan. Hal ini akan membuat HRD melewatkan CV Anda tanpa membaca lebih lanjut. Karenanya, penting untuk membuat CV sebaik dan semenarik mungkin, tapi tidak berlebihan.

Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar CV terlihat lebih baik dan menarik sehingga HRD ingin mengenal Anda lebih jauh dalam sesi interview.

Siapkan CV lengkap tapi ringan

Sebagai salah satu tolak ukur menilai calon kandidat, CV harus dibuat secara detail. Buatlah CV dengan mencantumkan informasi yang lengkap tapi tidak berlebihan. Tulislah hal-hal yang mencakup informasi pribadi, riwayat pendidikan, serta riwayat pekerjaan dan organisasi.

Tidak ketinggalan cantumkan juga keahlian yang terkait dengan pekerjaan seperti bahasa dan pelatihan yang pernah diikuti. Tulis secara garis besar agar HRD bisa mengerti dengan mudah.  Buatlah CV Anda maksimal hanya 2 halaman A4 saja. Hal ini agar HRD penasaran dan memiliki banyak bahan pertanyaan saat sesi interview.

Baca juga: Bagaimana Sih Membuat CV Yang Menarik Perusahaan?

Buatlah CV yang kreatif

Membuat CV dengan menggunakan MS Word yang berisi foto dan tulisan dengan background berwarna putih saja terkesan sangat kaku. Buatlah CV kreatif yang membuat HRD langsung melirik CV Anda.

Jika Anda melamar untuk posisi berbasis kreativitas, buatlah CV secara kreatif dan elegan. Selain dengan template CV, Anda juga bisa mencoba dalam bentuk video atau bentuk lain.

Jika tidak melamar untuk posisi desain grafis, Anda bisa menggunakan template atau desain yang sudah umum dan dibuat lebih unik. Tersedia beberapa contoh template yang bisa Anda unduh secara gratis melalui internet, seperti Canva, Easel.Ly, CV Maker, dan lainnya. Anda juga bisa mendesain sendiri dengan bantuan aplikasi seperti Adobe Photoshop.

Perhatikan layout CV yang menarik

HRD pertama kali akan melihat penampakan CV dari pelamar kerja. Karenanya, pilihlah dan perhatikan desain CV Anda seperti warna serta jenis dan ukuran tulisan. Anda bisa menerapkan aturan seperti ini:

Warna

Jika ingin memilih desain CV yang berwarna, jangan terlalu banyak menggunakan warna. Gunakan maksimal 3 kombinasi warna saja dan pilihlah warna yang tidak mencolok. Pastikan juga warna yang Anda gunakan tetap membuat tulisan mudah terbaca.

Tulisan/font

Saat membuat CV, pilihan tulisan/font juga wajib Anda perhatikan. Pilihlah font yang jelas dan terbaca. Anda bisa menggunakan maksimal 3 font dengan pilihan font terbaik untuk CV diantaranya Arial, Times New Roman, Tahoma, Sans-Serif, atau Helvetica. Jangan lupa, buat ukuran font di 11 atau 12, tidak lebih dari itu.

Komposisi

Perhatikan juga komposisi layout CV Anda, seperti format paragraph di single spacing. Jika Anda membuat CV dengan kolom, pastikan gunakan maksimal 3 kolom dan layout sudah konsisten. Tidak ketinggalan, garis-garis pada kolom harus sejajar dengan ukuran margin yang sama.

Foto

Jika perusahaan tidak meminta Anda menyertakan foto secara eksplisit, kami sarankan Anda tidak mencantumkan foto di dalam CV. Karena persentase perusahaan menilai calon kandidat dari foto terbilang cukup kecil. Namun, jika foto merupakan syarat yang diminta, cantumkan foto Anda yang terlihat profesional, bukan foto kaku seperti KTP.

Jangan lupakan covering letter

Banyak pelamar kerja yang gagal menarik perhatian HRD karena tidak atau lupa menuliskan kata pengantar. Padahal, covering letter penting untuk memberikan kesan pertama.

Sebelum Anda mengirimkan CV dan surat lamaran melalui email, pastikan Anda menulis kata pengantar di body email. Anda bisa menulis alasan Anda melamar pekerjaan tersebut, apa yang Anda tahu mengenai perusahaan, atau pernah bekerja dengan posisi serupa atau tidak.

Sertakan informasi hobi sebagai keahlian

Apakah Anda memiliki hobi yang bisa dijual sebagai keahlian? Seperti menulis, hobi fotografi, menguasai bahasa pemrograman, atau tools seperti Ilustrator dan Adobe Photoshop? Nah, kenapa tidak Anda tuliskan saja? Hal ini bisa menjadi nilai tambah yang menjual di mata HRD.

Banyaknya pelamar kerja yang mengirimkan CV membuat HRD terkadang lelah dan bosan melihat CV yang terlihat biasa saja. Oleh karenanya, penting bagi Anda menyiapkan CV yang menarik. Buatlah CV Anda semenarik dan sekreatif mungkin agar bisa dilirik HRD, bahkan diterima bekerja di perusahaan tersebut dan Anda bisa membangun karir di masa pandemi. Selamat mencoba! (ds3)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru.~ travel to fulfill your soul ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close